5 Januari 2012

4 Hotel Mewah Yang Dulunya Penjara Menakutkan


Penjara jadi hotel ? hmm... sepertinya baru kali ini kita akan melihat betapa sebuah penjara dengan segala cerita keburukannya disulap menjadi Hotel berkelas. dan hal ini memang ada seperti yang SMART NEWZ akan cerita pada kalian dibawah ini


1. MALMAISON HOTEL OXFORD


Bangunan yang ditempati hotel ini dulu menjadi bagian dari Kastil Oxford yang berfungsi sebagai penjara bagi para pemberontak. Kastil ini pernah mengalami perombakan besar pada abad ke-18, hingga akhirnya ditutup pada tahun 1996. Setelah terbengkalai cukup lama, pada tahun 2005 aset sejarah ini diubah menjadi hotel berkapasitas 94 kamar.

Sebagian besar kamar merupakan hasil perpaduan tiga sel. Pintu-pintu besi dibiarkan seperti adanya, sementara tangga besi dan pintu-pintu baja tebal masih bisa disaksikan di atrium umum. Terletak dikawasan strategis di pusat kota akademik yang kaya sejarah, Oxford, pengunjung cukup berjalan kaki saat hendak menuju terminal busa dan stasiun kereta. 3 Oxford Castle, Oxford Inggris.
 

2. HOSTEL CELICA


Tak kurang 80 artis terlibat dalam proses pembangunan hotel ini. Sebanyak 20 sel penjara dipermak menjadi kamar berdesain artistik, bersanding dengan kamar-kamar baru di sisi lain gedung. Sebagian elemen penjara, seperti pintu berjeruji besi, dibiarkan apa adanya. Hostel Celica menepati bangunan bekas penjara militer di masa kerajaan Austro-Hungarian.

Penjara terus digunakan meski kerajaan telah terpecah. Yugoslavia memisahkan diri, lalu disusul Slovenia. Tentara Yugoslavia yang kalah dalam perang perebutan kemerdekaan kemudian meninggalkan bangunan ini. Hostel berlokasi di jantung kota Ljubljana, Slovenia, hanya 300 meter dari stasiun kereta api dan 700 meter dari pusat kota. Metelkova 8, SI- 1000 Ljubljana, Slovenia.
 

3. LANGHOLMEN HOTEL


Hotel ini berada di pulau langholmen yang dijuluki Green Island. ia menawarkan lingkungan yang menyenangkan. memiliki pantai menawan dan lintasan joging di kawasan bersejarah. Bangunan hotel awalnya merupakan penjara terbesar di Swedia dengan kapasitas lebih dari 500 sel. Rumah tahanan ini berdiri pada tahun 1874 tapi kemudian dihancurkan pada tahun 1982.

Kamar-kamar Langholmen Hotel didesain modern tanpa menghilangkan corak aslinya. Saat membuka pintu kamar, pengunjung akan tetap merasa masuk bui. Tersedia pilihan kamar berukuran satu atau dua sel yang digabung. Bagi pengunjung yang ingin mengetahui sejarah pulau bisa pergi ke Prison Museum. Langholmsmuren 20, 102 72 Stockholm, Swedia.
 

4. LIBERTY HOTEL


Hotel yang dikelola The Leading Hotels of the World ini menempati bangunan bekas penjara Charles Street yang didirikan pada tahun 1851 tetapi kemudian ditutup pada tahun 1990 setelah mengalami distrik Amerika memvonisnya telah melanggar hak asasi para narapidana karena kapasitasnya yang melebihi batas normal. Para penghuni sel kemudian direlokasi ke tahanan baru di Suffolk County.

Saat berganti menjadi hotel, sebagian interiornya dipertahankan. Sel-sel narapidana masih bisa disaksikan dibagian lobi. Sementara bangunan asli berbahan batu granit dan kubah unik di atap tetap dirawat sebagai ciri khas hotel. Liberty Hotel terletak di kawasan sibuk di kaki Beacon Hill, Boston, tepatnya di sudut jalan yang berbatasan dengan sungai Charles. 215 Charles Street, Boston MA 02114, Amerika Serikat.

8 Pahlawan Super dengan Gadget Keren


Saatnya simak kembali para pahlawan super yang melegenda berkat koleksi gadget dan teknologi terintegrasi yang mereka miliki.

1.Inspector Gadget

Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa manusia setengah robot ini memakai banyak gadget yang ditempelkan di tubuhnya. Beberapa jenis membuat dia terlihat bodoh, tapi selalu berhasil memberantas kejahatan.
2.Spiderman

Peter Parker merancang sendiri kostumnya, membuat sendiri teknologi jaring laba-laba di tangannya yang bisa menempel erat di berbagai permukaan. Dilansir dari Daily Mail, seorang pelajar berumur belasan tahun yang tinggal di Cambridge, Inggris, membuat perangkat yang memungkinkannya memanjat tembok dengan bantuan mesin penghisap debu. Karyanya itu terinspirasi dari jaring laba-laba Spider Man.
3.Captain America

Pertama kali muncul di komik Captain America Comic #1 pada tahun 1941 di Amerika Serikat, Captain America langsung menjadi karakter yang dicintai rakyat negeri adidaya tersebut serta dianggap sebagai simbol nasionalisme yang kuat. Salah satu gadget signature-nya adalah perisai anti peluru yang terbuat dari gabungan baja dan vibranium.
4.Kick Ass

Inilah pahlawan-pahlawan super yang dekat dengan dunia nyata, karena mereka menggunakan teknologi yang sudah tercipta sebelumnya. Karakter di Kick-Ass menggunakan senjata konvensional. Pada bagian akhir, Kick-Ass menggunakan jet pack yang saat ini sudah familiar digunakan oleh banyak orang, namun harganya masih sangat mahal.
5.Batman
dark knight rises Batman to be rebooted after The Dark Knight Rises
Kalau Inspector Gadget terlihat bodoh dengan gadget-nya, Batman memakai banyak gadget dengan fungsi beragam di tubuh dan mobilnya. Di dalam ikat pinggangnya saja, Batman menyimpan Batarang (adaptasi dari bumerang dan shuriken), perangkat komunikasi, senter berkekuatan tinggi, dan kacamata yang dapat melihat dalam kegelapan.
6.Green lantern

Berkostum hijau dengan cincin ajaib berkekuatan besar; itulah yang membedakan Green Lantern dengan pahlawan super lainnya. Cincin yang mereka miliki merupakan desain teknologi dari alien yang menyebut kolektifnya sebagai Guardians of the Universe.
7.Robocop

Tercipta sebagai hasil dari proyek eksperimen yang ambisius, RoboCop termasuk tokoh pahlawan fiktif dengan teknologi di atas rata-rata pada jamannya. Beberapa bagian tubuh manusia masih tertanam di tubuhnya.
8.The Punisher

Pahlawan yang dikenal dengan aksi sadisnya ini menggunakan berbagai senjata yang terinspirasi dari karakter-karakter komik yang hadir sebelumnya, seperti bom berteknologi tinggi Green Goblin dan tentakel Doctor Octopus. Kostumnya sendiri dirancang antipeluru dengan lapisan perisai di lambang tengkorak pada dadanya

10 Film pertama Indonesia

1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
http://hermawayne.blogspot.com
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.



2. Eulis Atjih (1927)
http://hermawayne.blogspot.com
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.



3. Lily Van Java (1928)
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.



4. Resia Boroboedoer (1928)
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.



5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.



6. Njai Dasima I (1929)
http://hermawayne.blogspot.com
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.



7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.




8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.



9. Si Ronda (1930)
http://hermawayne.blogspot.com
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.



10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
http://hermawayne.blogspot.com
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.



Bonus

 
Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
http://hermawayne.blogspot.com
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.